Jumat, 25 Agustus 2023

Kalender Masehi Dibuat Berdasarkan

Kalender Masehi adalah kalender yang digunakan secara luas di seluruh dunia. Kalender ini memiliki 12 bulan dalam setahun dan masing-masing bulan memiliki jumlah hari yang berbeda-beda. Kalender Masehi dibuat berdasarkan sistem penanggalan yang berasal dari era Kekaisaran Romawi.

Pada zaman dahulu, masyarakat Romawi menggunakan kalender yang disebut dengan kalender Romawi. Kalender ini awalnya hanya memiliki 10 bulan dalam setahun dan dimulai pada bulan Maret. Namun, pada tahun 753 SM, Romulus, pendiri kota Roma, menambahkan dua bulan lagi ke dalam kalender tersebut, yaitu Januari dan Februari. Setelah itu, kalender Romawi memiliki 12 bulan dalam setahun seperti yang kita kenal saat ini.

Selama beberapa abad, kalender Romawi digunakan oleh banyak negara di seluruh dunia. Namun, pada abad ke-16, Paus Gregorius XIII mengeluarkan dekrit yang menyatakan bahwa kalender Masehi harus digunakan di seluruh dunia dan menggantikan kalender Julian yang sebelumnya digunakan.

Kalender Masehi memiliki 365 hari dalam setahun, kecuali pada tahun kabisat yang memiliki 366 hari. Tahun kabisat terjadi setiap 4 tahun sekali dan ditambahkan 1 hari ke dalam bulan Februari. Tujuannya adalah untuk menyesuaikan dengan durasi rotasi Bumi sekitar Matahari yang sebenarnya, yang sekitar 365,2422 hari.

Pada kalender Masehi, setiap bulan memiliki jumlah hari yang berbeda-beda. Bulan Januari memiliki 31 hari, Februari memiliki 28 atau 29 hari, Maret memiliki 31 hari, April memiliki 30 hari, Mei memiliki 31 hari, Juni memiliki 30 hari, Juli memiliki 31 hari, Agustus memiliki 31 hari, September memiliki 30 hari, Oktober memiliki 31 hari, November memiliki 30 hari, dan Desember memiliki 31 hari.

Sistem penanggalan Masehi juga mengenal penggunaan sebutan sebelum Masehi (BC) dan setelah Masehi (AD). BC merupakan kependekan dari ‘Before Christ’ yang artinya sebelum kelahiran Yesus Kristus, sedangkan AD merupakan kependekan dari ‘Anno Domini’ yang artinya tahun kebangkitan Tuhan atau tahun kelahiran Yesus Kristus.

Meskipun kalender Masehi berasal dari sistem penanggalan Romawi yang sudah berusia ribuan tahun, namun sampai sekarang kalender ini masih digunakan secara luas oleh masyarakat di seluruh dunia. Sistem penanggalan Masehi memiliki kelebihan yaitu mudah digunakan dan memudahkan kita untuk merencanakan aktivitas sehari-hari dan merayakan hari-hari penting seperti ulang tahun dan hari libur nasional.